BeNarKah TeoRi DarWin ??

Minggu pagi……

yeaahh……saatnya untuk bersih-bersih, suatu rutinitas bagi seorang yang cinta akan kebersihan… Usai bersih-bersih gue buka sebuah alat elektronik berwarna hitam dengan panjang 28 cm Lebar 20 cm berat krang lebih 3 Kg, yang bisa di bilang super canggih, dengan adanya alat inisetiap orang bisa berkreasi, berimajinasi, menghilangkan beban atau stress yang dipikulnya bisa dengan caramendengarkan suara-suara merdu yg keluar dari alat ini, bahkan dapat juga berselancar ke dunia yg orang anggap itu dunia bagi orang-orang yg haus akan wawasan dan pengetahuan. yeaaahhh….tulisan emachines melekat di posisi center agak kebawah…membuat alat ini semakin Pede dengan desainnya.. laptop yang cool..🙂

iseng-iseng gue pengen baca, walaupun buku disamping gue yg berwarna merah dengan tebal kira-kira 8 cm bertuliskan FARMAKOPE INDONESIA EDISI IV ga pernah tamat-tamat, ditambah lagi buku dari FKUI dgn judul FARMAKOLOGI dan TERAPI EDISI IV. hemmmm…..gue berharap bisa nyelesein baca tu buku… mengingat skripsi gue lari ke bidang tersebut.. Oh My God !! Skripsiku ??!!!…mpe sekarang belom kelar-kelar juga… hemm…cuma bisa berharap agar lekas datang enzim GOD-PAP dengan Glukosa Monohidrat dari seseorang yang telah memesan bahan tersebut, dengan harap-harap cemas gue mulai ragu dengan orang tersebut..

Well, gue nemuin sebuah file di dalam laptop, yg alamatnya berada di direktori E:\Islam\buku harun yahya.

wow…buku yg keren abis……dengan cekatnya gue baca tu buku, menghabiskan waktu 4 jam 3 menit……diiringi musik Rock, hemmm….. musik yg bikin gue semangat dalam hal apapun..tanpa mengindahkan aliran musik lain, music is my life, dgn tujuan agar mendapat inspirasi untuk menulis di blog gue. Barangkali dari kalian ada yg sudah baca mengenai buku tersebut…buat yg belom baca, gue pengen share tentang sebagian dari buku tersebut….🙂

kali ini gue mulai ngebahas tentang teori Darwin..

Darwin ngeluarin statement pada saat itu kalo kehidupan ini berasal dari suatu evolusi secara kebetulan atau yg lebih kita kenal teori evolusi/perubahan. pernyataan tentang adanya kebetulan, di bantah oleh ilmu pengetahuan dimasa itu. Berbagai penemuan ilmiah sama sekali bertentangan dengan teori Darwin tersebut. kaum evolusionis yang mengatakan bahwa “kehidupan muncul sebagai akibat dari serentetan peristiwa kebetulan dan fenomena alamiah.” Ini dikarenakan dalam kehidupan terdapat banyak sekali contoh adanya rancangan (design) yang disengaja dengan bentuk yang sangat rumit dan telah sempurna. Bahkan sel pembentuk suatu makhluk hidup
memiliki rancangan yang sangat menakjubkan yang dengan telak mematahkan konsep “kebetulan”. Hemmm…..begono ya …🙂

Bukti-bukti ilmiah (terutama catatan fosil dan anatomi perbandingan) justru menunjukkan hal yang sebaliknya: tidak dijumpai satu pun bukti di bumi yang menunjukkan proses evolusi pernah terjadi. Catatan fosil dengan jelas menunjukkan bahwa spesies makhluk hidup yang berbeda tidak muncul di muka bumi dengan cara saling berevolusi dari satu spesies ke spesies yang lain. Tidak ada perubahan bentuk sedikit demi sedikit dari makhluk hidup yang satu ke makhluk hidup yang lain dalam jangka waktu yang lama. Sebaliknya, spesies makhluk hidup yang berbeda satu sama lain muncul secara serentak dan tiba-tiba dalam bentuknya yang telah sempurna tanpa didahului oleh nenek moyang yang mirip dengan bentuk-bentuk mereka. Nah Loo…Gimana Win, bisa ga Lo jelasin ?! hee…😛

Burung bukanlah hasil evolusi dari reptil, dan ikan tidak berevolusi menjadi hewan darat. Tiap-tiap filum makhluk hidup diciptakan masing-masing secara terpisah dengan ciri-cirinya yang khas. Bahkan para evolusionis yang paling terkemuka sekalipun telah terpaksa menerima kenyataan tersebut dan mengakui bahwa hal ini membuktikan adanya  fakta penciptaan. Misalnya, seorang ahli palaentologi yang juga seorang evolusionis, Mark Czarnecki mengaku
sebagaimana berikut:

“Masalah utama yang menjadi kendala dalam pembuktian teori evolusi adalah catatan fosil; yakni sisa-sisa peninggalan spesies punah yang terawetkan dalam lapisan-lapisan geologis Bumi. Catatan [fosil] ini belum pernah menunjukkan bukti-bukti adanya bentuk-bentuk transisi antara yang diramalkan Darwin – sebaliknya spesies [makhluk hidup] muncul dan punah secara tiba-tiba, dan keanehan ini telah memperkuat argumentasi kreasionis [=mereka yang mendukung penciptaan] yang mengatakan bahwa tiap spesies diciptakan oleh Tuhan (Mark Czarnecki, “The Revival of the Creationist Crusade”, MacLean’s, 19 January 1981, p. 56)”

Selama 150 tahun, teori evolusi atau Darwinisme telah menjadi dalil serta landasan berpijak bagi semua ideologi anti agama yang telah menyebabkan tragedi bagi kemanusiaan seperti fasisme, komunisme, dan imperialisme; serta melegitimasi berbagai tindak kedzaliman tak berperikemanusiaan oleh mereka yang mengadopsi berbagai  filsafat ini. Oleh karenanya, tidak sepatutnya kenyataan dan tujuan yang sesungguhnya dari teori ini diabaikan begitu saja. Bagi setiap orang yang mengaku MUSLIM, ia memiliki tanggung jawab utama dalam membuktikan kebohongan setiap ideologi anti agama yang menolak keberadaan tuhan sang pencipta (Allah SWT) dengan perjuangan pemikiran dalam rangka menghancurkan kebatilan dan menyelamatkan masyarakat dari bahayanya… hummm……itu tugas kita bersama wahai saudara-saudara muslimku…🙂

Naah…. untuk sharing mengenai teori darwin, gue udahi dulu yaa…. next time i’ll be back.. dengan info yang menggugah cara berpikir manusia, tentang Rahasia di balik penciptaan Bumi dan Langit…🙂

  1. jadi inget, minggu lalu waktu kuliah Environmental Revolution,kami membahas tentang Darwinism. The interesting fact is, dalam naskah Teh Origin of Species-nya sendiri, Darwin TIDAK pernah menggunakan istilah “evolusi” untuk teorinya. Istilah “evolusi” dan maknanya itu sebenernya lebih dipengaruhi oleh Westernisasi ilmu pengetahuan. The other interesting thing is, walopun teori evolusi sendiri dianggap sebagai bagian dari ilmu alam, dalam menyusun teori ini sebenernya Darwin sangat banyak dipengaruhi oleh Thomas Malthus.
    Anyway, kalo mesti menilai teori Darwin sendiri, memang saya tidak setuju dengan teori itu. It’s not just a matter of religion or else. Tapi di sisi lain, kalau ditinjau dari segi sejarahnya, yaa…mungkin wajar saja kalau dengan data yang dia punya saat itu Darwin merumuskan teori itu, walaupun dengan perkembangan iptek selanjutnya ternyata terbukti bahwa apa yang dia rumuskan itu ternyata tidak tepat.
    Would love to discuss about this further..

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s