Resiko Caesar Berulang-ulang

Beberapa ibu hamil melakukan  operasi caesar yang berulang-ulang karena berbagai alasan. Padahal  melakukan caesar berulang-ulang bisa menimbulkan risiko kesehatan  tersendiri untuk perempuan tersebut. Saat ini banyak sekali ibu hamil yang melahirkan bayinya melalui operasi  caesar baik karena memiliki masalah dengan kehamilannya ataupun tidak.

Banyaknya perempuan yang melakukan operasi caesar juga dipengaruhi oleh  teknologi reproduksi yang semakin canggih atau ukuran bayi yang terlalu  besar karena meningkatnya penderita diabetes pada ibu hamil. Operasi caesar merupakan salah satu jenis operasi yang diperlukan  untuk menyelamatkan ibu dan bayi yang dikandungnya. Tapi jika ibu  seringkali melakukan operasi caesar, maka bisa berbahaya dan  meningkatkan risiko kesehatan“. Risiko tersebut misalnya  histerektomi (pengangkatan rahim) hampir 5 kali lebih tinggi terjadi  pada perempuan yang sudah 4 kali operasi caesar, serta risiko transfusi  darah lebih tinggi jika sudah 6 kali operasi caesar.

Sebagian besar dokter tidak menyarankan perempuan untuk melakukan  operasi caesar lebih dari 3 kali. Jika perempuan tersebut hamil kembali,  maka akan dianjurkan untuk melahirkan melalui vagina atau secara  normal. Dikutip dari FoxNews, Rabu (20/10/2010) operasi caesar yang  berulang-ulang memungkinkan terjadinya komplikasi. Salah satu komplikasi  yang potensial adalah placentation abnormal atau placenta accreta.  Placentation abnormal ini terjadi pada 1 dari 2.500 kehamilan.

Beberapa risiko lain dari operasi caesar berulang adalah:

Rahim pecah (uterine rupture)

Perempuan yang sering  melakukan operasi caesar memiliki risiko lebih besar terkena kondisi  pecahnya rahim. Hal ini karena bekas luka di rahim rentan untuk robek  atau hancur dan bekas luka ini lebih berisiko dibandingkan dengan bekas  luka horisontal yang rendah. Perempuan yang mengalami kondisi ini  kemungkinan berisiko mengalami kematian bayi 10 kali lebih tinggi.

Adhesi dan jaringan parut

Seperti halnya pembedahan  perut lain, maka caesar juga akan menimbulkan jaringan parut atau  adhesi. Beberapa perempuan ada yang merasakan sakit akibat adhesi  tersebut, tapi ada juga yang menjadi lumpuh akibatnya. Adhesi yang luas  bisa menimbulkan komplikasi lain yang menimbulkan rasa sakit sehingga  menyebabkan ketidaknyamanan.

Plasenta previa

Risiko melahirkan secara  caesar berkali-kali membuat letak plasenta terlalu dekat dengan leher  rahim, sehingga jika leher rahim terbuka bisa menyebabkan keguguran dan  perdarahan hebat. Jika perdarahan yang terjadi sangat banyak dapat  mengakibatkan anemia atau ibu memerlukan transfusi darah.

Placenta accreta

Placenta acreta terjadi jika  tempat menempel plasenta terlalu dalam ke dalam dinding rahim, dan bekas  luka caesar dapat meningkatkan risiko ini. Kondisi ini kemungkinan bisa  melibatkan kerusakan pada rahim atau organ lainnya serta perdarahan.

sumber

  1. moga moga yang pertamaax😀

    waduh resikonya bisa fatal seperti itu ya padahal sekarang banyak ibu ibu yang lebih memilih caesar karena lebih mudah proses persalinannya

  2. Pertamaxx euy,,

    ga selamanya caesar menyenangkan huhuhu…..

    • kakaakin
    • November 8th, 2010

    Besar banget resikonya. Mau nggak mau harus menghindari kehamilan selanjutnya.🙂
    Thanks kunjungannya di http://try2bcoolnsmart.wordpress.com/

    • detty
    • January 6th, 2012

    aq melahirkan caesar dengan selamat ….

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s